Cara Mengurus Tilang Online COD

Cara Mengurus Tilang Online COD

Cara mengurus tilang online COD dapat melalui WhatsApp di Kejaksaan Tinggi Negeri Jakarta Pusat. Duh beberapa bulan lalu tuh gue ga sengaja motong garis lalu lintas di sekitaran Senayan. Lalu dengan ramah lembut daku diberhentikan polisi lalu di instruksiin meminggir ke bahu jalan.

Diceklah STNK dan SIM ku, karena surat-surat lengkap didakwa lah aku hanya melanggar rambu-rambu lalu lintas, lalu ku diberi slip biru dan datang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Jadwal sidang sudah ditentukan datang hari Jumat pagi pada tanggal 2 minggu setelah ditilang.

Karena sedang pandemi Covid-19 daku khawatir dong, kucari info di website Kejaksaan Tinggi Jakarta Pusat ternyata saat ini kita bisa mengurus denda tilang dengan COD atau (Cash on Delivery) behhh mantep kali inovasi Kejaksaan Tinggi Jakarta Pusat dalam rangka mengurangi potensi penularan Corona Virus ini.

Di website Kejaksaan Tinggi Negeri dijelaskan cara-cara mengurusnya. Namun kali ini kucoba jelaskan mendetail berdasarkan pengalaman daku.

Cara Mengurus Tilang Online COD

  1. Pastikan jadwal sidang sudah melewati 2 minggu, jika belum 2 minggu biasanya berkas belum sampe ke pihak terkait
  2. Siapkan foto KTP terdakwa dan surat tilang (bagian depan aja)
  3. Kontak WhatsApp Kejaksaan Tinggi Negeri Jakarta Pusat di No. +62 859-5463-3908. Disini tidak semua Kejaksaan Tinggi Negeri mempunyai fasilitas ini ya, silakan cek di website masing-masing Kejaksaan Tinggi daerah kamu.
  4. Hubungi pukul 8 pagi agar kamu berada di antrian awal. Jika lebih dari jam 12 siang maka kamu disarankan menghubungi esok hari karena surat denda tilang akan diproses sesuai kuota per hari
  5. Kirim foto KTP terdakwa dan surat tilang melalui WhatsApp tersebut
  6. Sertakan alamat pengiriman dan nomor handphone yang dapat dihubungi
  7. Tunggu konfirmasi berkas di proses dan akan disuruh menunggu pengiriman, estimasi waktu pengiriman 1-2 minggu
  8. Sebelum barang bukti tilang (dalam kasus daku adalah SIM) dan total biaya yang harus dibayar dikirim ke alamat kamu, kamu akan diminta konfirmasi apakah jumlah denda berikut ongkos kirim akan kamu setujui
  9. Jika kamu setujui makan persiapkan total biaya tersebut
  10. Biasanya keesokan hari-nya akan ada petugas yang mengantar barang bukti tilang berikut kuitansi yang harus kamu bayar
  11. Pastikan nomor handphone kamu aktif, karena akan dihubungi petugas pengantar pada hari itu
  12. Pastikan yang akan membayar denda tilang dan menerima barang bukti tilang adalah terdakwa
  13. Jika petugas sudah sampai periksa kembali barang bukti tilang dan kuitansi, apakah berkas itu memang milik kamu, jika sudah oke tanda tangani surat terima lalu lunasi total denda berikut ongkirnya

Alternatif Mengurus Tilang

Sebenernya ada alternatif lain, yaitu bayar tilang melalui kantor pos mungkin cara ini bisa lebih murah. Soalnya dengan COD ini ongkir yang harus daku bayar cukup lumayan. Mungkin karena jarak dari Jakarta Pusat ke rumah ku cukup jauh. Lagi pula jika dihitung-hitung uang bensin, makan siang, kopi-kopi lucu, sebats dua bats rokok bisa cover ongkos kirim.

Cara ini gak daku coba juga karena ketika mengecek nomor perkara di surat tilang di aplikasi cek tilang, nama pada nomor perkara itu bukan miliku. Jadi pikirku lebih baik melaui WhatsApp agar bisa di cek oleh pihak Kejaksaan Tinggi Negeri sendiri.

Demikianlah pengalaman ku cara mengurus tilang online COD di Kejaksaan Tinggi Negeri Jakarta Pusat. Gampang dan efisien. Petugas di WhatsApp-nya pun ramah. Jika kamu ditilang seputaran Jakarta Pusat ga ada salahnya menggunakan metode ini.

 

 

Posts created 32

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas